Oleh : Riqqi Rijaluddin (Ketua Bidang IT & Media Sosial IPAMA PUSAT)

Sebagai salah satu perangkat pengintai (spyware) paling canggih di dunia, Pegasus buatan NSO Group menjadi ancaman nyata karena menggunakan metode Zero-Click. Metode ini memungkinkan perangkat terinfeksi tanpa memerlukan kelalaian pengguna (seperti mengklik tautan palsu).
Meskipun menghadapi spyware tingkat militer sangatlah menantang, para ahli keamanan siber global telah merumuskan protokol pertahanan digital yang terbukti efektif untuk meminimalkan risiko, mendeteksi infeksi, dan menangkal infiltrasi Pegasus. Berikut adalah tata cara langkah demi langkah yang dapat Anda terapkan:
1. Aktifkan Fitur Keamanan Ekstrem (Lockdown Mode)
Bagi pengguna perangkat Apple (iPhone/iPad) dengan sistem operasi iOS 16 atau yang lebih baru, Apple telah menyediakan fitur penangkal khusus bernama Lockdown Mode.
- Cara Mengaktifkan: Buka Pengaturan (Settings) > Privasi & Keamanan (Privacy & Security) > Gulir ke bawah dan ketuk Lockdown Mode > Pilih Turn On Lockdown Mode.
- Fungsi: Fitur ini secara ekstrem membatasi fungsi web, memblokir sebagian besar jenis lampiran pesan masuk, dan mematikan teknologi penjelajahan web tertentu yang sering dieksploitasi oleh Pegasus untuk melakukan serangan Zero-Click.
2. Lakukan Reboot (Mulai Ulang) Perangkat Setiap Hari
Investigasi forensik dari Amnesty International menunjukkan bahwa infekasi Pegasus pada rantai serangan terbaru sering kali tidak memiliki persistensi permanen di dalam memori keras (hard drive) demi menghindari deteksi.
- Tindakan: Biasakan untuk mematikan dan menyalakan kembali (reboot) ponsel Anda setidaknya satu kali setiap hari.
- Fungsi: Jika perangkat Anda sempat terkena infeksi Zero-Click yang berbasis memori sementara (RAM-bound), melakukan reboot paksa akan membersihkan memori tersebut dan memutus rantai komunikasi penyerang, sehingga mereka harus melakukan infeksi ulang dari awal.
3. Selalu Perbarui Sistem Operasi dan Aplikasi (Zero-Day Patching)
Pegasus masuk melalui celah keamanan yang belum diketahui publik (Zero-Day Exploit). Begitu celah tersebut ditemukan, pengembang sistem operasi akan segera merilis tambalan (patch) keamanan.
- Tindakan: Aktifkan fitur Automatic Updates pada perangkat iOS atau Android Anda. Jangan pernah menunda pembaruan sistem operasi.
- Pembaruan Aplikasi: Segera perbarui aplikasi komunikasi utama seperti WhatsApp, iMessage, Signal, dan Telegram begitu versi terbaru tersedia di App Store atau Google Play Store.
4. Gunakan Jalur Komunikasi Cadangan dan Hindari SMS biasa
SMS konvensional adalah gerbang paling rapuh karena tidak memiliki sistem enkripsi ujung-ke-ujung (end-to-end encryption) dan mudah dieksploitasi oleh alat pengintai.
- Tindakan: Untuk komunikasi sensitif, gunakan aplikasi pesan yang terenkripsi kuat seperti Signal.
- Tips Tambahan: Matikan pratinjau tautan (link previews) otomatis di dalam pengaturan aplikasi pesan Anda untuk mencegah pemuatan otomatis kode berbahaya di latar belakang.
5. Deteksi Diri Menggunakan Perangkat MVT (Mobile Verification Toolkit)
Jika Anda adalah seorang aktivis, jurnalis, atau tokoh publik yang merasa menjadi target pengintaian, Anda dapat melakukan pemindaian mandiri secara berkala.
- Alat: Gunakan MVT (Mobile Verification Toolkit), sebuah alat forensik digital sumber terbuka (open-source) yang dikembangkan oleh Amnesty International.
- Fungsi: MVT bekerja dengan cara menganalisis berkas cadangan (backup) ponsel Anda untuk mencari indikator infeksi (Indicators of Compromise) atau jejak digital khas yang ditinggalkan oleh aktivitas Pegasus.
Kesimpulan dan Tindakan Darurat
Jika Anda mendeteksi adanya kejanggalan ekstrem pada ponsel Anda—seperti baterai yang sangat cepat habis secara tidak wajar, perangkat terasa panas saat tidak digunakan, atau kuota data melonjak drastis tanpa aktivitas—segera matikan koneksi internet (masuk ke Airplane Mode) atau matikan perangkat sepenuhnya. Di era perang siber modern, disiplin menerapkan higienitas digital adalah benteng pertahanan terbaik untuk melindungi privasi dan data pribadi kita.
Daftar Pustaka
- Amnesty International Security Lab. (2021). Forensic Methodology Report: How to catch NSO Group’s Pegasus. London: Amnesty International.
- Apple Support. (2025). About Lockdown Mode: How to enable and use Apple’s extreme digital protection feature. Cupertino: Apple Inc.
- Citizen Lab. (2023). BLASTPASS: NSO Group iPhone Zero-Click Exploit Exploited in the Wild. Toronto: Munk School of Global Affairs & Public Policy, University of Toronto.
- Cybersecurity and Infrastructure Security Agency (CISA). (2024). Mitigating Advanced Persistent Threat (APT) Tactics Against Mobile Devices. Washington, D.C.: U.S. Department of Homeland Security.
- Mobile Verification Toolkit (MVT). (2024). MVT Documentation: Forensic tool for detecting traces of Pegasus and other mobile spyware. GitHub Repository / Amnesty International.
- Kaspersky Lab. (2022). How to Protect Your Smartphone Against Pegasus and Advanced Mobile Spyware. Moscow: Kaspersky Cyber Security Solutions

1 Comment
Pingback: Eksploitasi Jaringan Seluler : Analisis Kritis dan Cara Kerja Intersepsi SMS via Rogue BTS – IPAMA