
Tujuan utama dari bidang ini adalah membangun landasan ilmiah, mengkritisi regulasi publik, serta memetakan potensi dan risiko sosial-ekonomi di pedesaan. Hasil kajian dari bidang ini menjadi panduan operasional bagi bidang-bidang lain (seperti Bisnis, Diklat, Perhutanan, maupun Trading Karbon) dalam mengeksekusi program di lapangan.
Fokus Utama Program (Core Programs)
- Riset Teknis & Pemetaan Sosial (Social Mapping): Melakukan studi kelayakan, sensus potensi desa, serta analisis kebutuhan riil masyarakat sebelum program pemberdayaan IPAMA diterjunkan ke lokasi baru.
- Analisis & Advokasi Kebijakan Publik: Mengkaji dan mengkritisi kebijakan pemerintah pusat maupun daerah yang berkaitan langsung dengan masyarakat hukum adat, agraria, perhutanan sosial, dan ekonomi pedesaan.
- Kajian Inovasi Teknologi Tepat Guna: Meneliti dan menguji efektivitas penerapan teknologi baru (seperti smart farming, energi terbarukan, atau digitalisasi desa) agar adaptif terhadap kapasitas SDM lokal.
- Penyusunan Makalah Kebijakan (Policy Brief): Merumuskan hasil riset lapangan menjadi dokumen rekomendasi strategis yang akan diserahkan kepada pembuat kebijakan (Pemerintah/Birokrasi) demi mendorong regulasi yang berpihak pada komunitas akar rumput.
Metodologi Pendekatan Kerja
- Riset Partisipatif (Participatory Action Research): Proses pengumpulan data tidak menempatkan warga desa sebagai objek penelitian semata, melainkan melibatkan mereka secara aktif dalam mengidentifikasi masalah dan mencari solusi bersama.
- Kolaborasi Intelektual Bersama Akademisi: Membangun kemitraan dengan universitas, pusat studi, dan lembaga riset nasional untuk memperkuat validitas metodologi penelitian dan analisis data.
- Penerbitan Jurnal & Laporan Dampak (Impact Report): Mendokumentasikan dan mempublikasikan hasil kajian secara berkala agar dapat diakses oleh publik, akademisi, serta mitra strategis lainnya secara transparan.
Nilai Tambah (Value Proposition)
Bidang Kajian Strategis IPAMA memegang prinsip “Data Akurat, Kebijakan Bermartabat”. Bidang ini memastikan bahwa setiap langkah pergerakan IPAMA tidak didasarkan pada asumsi belaka, melainkan berpijak pada fakta ilmiah yang valid dan analisis risiko yang matang.
