{"id":10334,"date":"2026-10-10T17:46:38","date_gmt":"2026-10-10T10:46:38","guid":{"rendered":"https:\/\/ipama.id\/?p=10334"},"modified":"2026-10-10T17:55:35","modified_gmt":"2026-10-10T10:55:35","slug":"remontada-politik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ipama.id\/en\/remontada-politik\/","title":{"rendered":"REMONTADA POLITIK"},"content":{"rendered":"<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"10334\" class=\"elementor elementor-10334\">\n\t\t\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-2c99d1f elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default\" data-id=\"2c99d1f\" data-element_type=\"section\" data-e-type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-a3f0286\" data-id=\"a3f0286\" data-element_type=\"column\" data-e-type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-b47f7fc elementor-widget elementor-widget-image\" data-id=\"b47f7fc\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"image.default\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<figure class=\"wp-caption\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"attachment-large size-large wp-image-10336 lazyload\" width=\"814\" height=\"444\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB2aWV3Qm94PScwIDAgODE0IDQ0NCcgeG1sbnM9J2h0dHA6Ly93d3cudzMub3JnLzIwMDAvc3ZnJz48L3N2Zz4=\" alt srcset=\"https:\/\/ipama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/image_e919809c-1024x559.jpg 1024w, https:\/\/ipama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/image_e919809c-300x164.jpg 300w, https:\/\/ipama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/image_e919809c-768x419.jpg 768w, https:\/\/ipama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/image_e919809c-18x10.jpg 18w, https:\/\/ipama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/image_e919809c-150x82.jpg 150w, https:\/\/ipama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/image_e919809c-450x245.jpg 450w, https:\/\/ipama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/image_e919809c-1200x655.jpg 1200w, https:\/\/ipama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/image_e919809c.jpg 1408w\" sizes=\"(max-width: 814px) 100vw, 814px\" data-src=\"https:\/\/ipama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/image_e919809c-1024x559.jpg\" \/>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<figcaption class=\"widget-image-caption wp-caption-text\"><\/figcaption>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/figure>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<section class=\"has-el-gap el-gap-default elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-c7874ad elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default\" data-id=\"c7874ad\" data-element_type=\"section\" data-e-type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-no\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-a1db96a\" data-id=\"a1db96a\" data-element_type=\"column\" data-e-type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-dcc94f2 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"dcc94f2\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div dir=\"auto\">\u00a0<\/div><div dir=\"auto\">\u00a0<b>Oleh : Ganjar Kurnia<\/b><\/div><div dir=\"auto\">\u00a0<\/div><div dir=\"auto\">Remontada berasal dari bahasa Spanyol, berarti bangkit, mengejar, lalu membalikkan keadaan. Istilah ini sudah dikenal dalam sepak bola Spanyol sejak 1950-an, tetapi mendunia setelah Barcelona kalah 0\u20134 dari Paris Saint-Germain, lalu menang 6\u20131 di Camp Nou pada 2017. Kekalahan yang sudah tampak seperti batu nisan, mendadak berubah menjadi pintu kemenangan.<\/div><div dir=\"auto\">\u00a0<\/div><div dir=\"auto\">Sejarah sepak bola memang menyimpan banyak mukjizat yang dikerjakan dengan keringat. Liverpool pernah tertinggal 0\u20133 dari AC Milan pada final Liga Champions 2005, menyamakan kedudukan, lalu menang lewat adu penalti. Pada 2019, Liverpool kembali melakukannya: kalah 0\u20133 dari Barcelona, kemudian menang 4\u20130. Bola mengajarkan bahwa angka di papan skor bukanlah keputusan Tuhan. Ia hanya laporan sementara\u2014seperti hasil survei politik sebelum pesanan terakhir masuk.<\/div><div dir=\"auto\">\u00a0<\/div><div dir=\"auto\">Tanggal 5 Oktober 2026, Indonesia merasakan manisnya remontada ketika menghadapi Thailand. Garuda sempat berada dalam keadaan genting, tertinggal 0-1, 1-1, 1-2, kemudian menyamakan skor 2\u20132, dan akhirnya menang 4\u20132 melalui adu penalti. Setelah berkali-kali menjadi spesialis hampir juara, akhirnya Indonesia merasakan, bahwa \u201champir\u201d, bisa menjadi ruang tunggu sementara.<\/div><div dir=\"auto\">\u00a0<\/div><div dir=\"auto\">Belum selesai kegembiraan itu, dua hari kemudian, tanggal 7 Okrober 2026 Persib Bandung datang ke Thailand menghadapi Port FC. Hingga menit ke-85, Persib masih tertinggal 0\u20131. Sebagian pemirsa mungkin sudah mematikan televisi, menyeduh obat darah tinggi, atau menyalahkan pelatih di grup WhatsApp. Tiba-tiba Mariano Peralta menyamakan kedudukan. Berguinho mencetak gol kedua pada waktu tambahan, disusul Luka Menalo. Dalam sekitar sepuluh menit, skor berubah menjadi 3\u20131. Port FC seperti orang yang sudah memesan panggung kemenangan, tetapi pengeras suaranya dipakai Persib untuk menyanyikan \u201cHalo-Halo Bandung\u201d.<\/div><div dir=\"auto\"><img decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-9934 alignleft\" src=\"https:\/\/ipama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/prof-ganjar-224x300.jpg\" alt=\"\" width=\"224\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/ipama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/prof-ganjar-224x300.jpg 224w, https:\/\/ipama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/prof-ganjar-768x1028.jpg 768w, https:\/\/ipama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/prof-ganjar-765x1024.jpg 765w, https:\/\/ipama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/prof-ganjar-9x12.jpg 9w, https:\/\/ipama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/prof-ganjar-149x200.jpg 149w, https:\/\/ipama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/prof-ganjar-449x602.jpg 449w, https:\/\/ipama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/prof-ganjar.jpg 896w\" sizes=\"(max-width: 224px) 100vw, 224px\" \/><\/div><div dir=\"auto\">Remontada ternyata bukan sekadar mengejar gol. Ia adalah keberanian menolak takdir yang terlalu cepat diumumkan. Dan di sinilah sepak bola bisa menyindir politik.<\/div><div dir=\"auto\">\u00a0<\/div><div dir=\"auto\">Dalam politik, rakyat Indonesia sudah beberapa kali merasa \u201ckalah\u201d dalam menentukan pemimpin. Mereka datang ke tempat pemungutan suara dengan harapan, setelah pulang membawa tinta di jari, lalu beberapa tahun kemudian merenung dan bertanya: \u201cIni dahulu memilih pemimpin atau melakukan cicilan kekecewaan?\u201d<\/div><div dir=\"auto\">\u00a0<\/div><div dir=\"auto\"><p>Rakyat mencetak gol melalui suara, tetapi setelah pertandingan dimulai, bola dikuasai sekelompok elite. Janji kampanye dikirim ke bangku cadangan. Kepentingan umum mengalami cedera hamstring. Sementara pemain yang dahulu bersumpah membela rakyat mendadak pindah klub setelah ditawari berbagai iming-iming dan tempat duduk dekat manajer kesebelasan.<\/p><\/div><div dir=\"auto\">Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/ipama.id\/en\/martabat-tukang-martabak\/\">https:\/\/ipama.id\/martabat-tukang-martabak\/<\/a><\/div><div dir=\"auto\">\u00a0<\/div><div dir=\"auto\">Karena itu, rakyat membutuhkan strategi baru untuk melakukan remontada. Tidak cukup hanya berteriak setiap lima tahun, kemudian tidur selama empat tahun sebelas bulan. Remontada politik memerlukan ingatan panjang, pendidikan politik, strategi, organisasi warga, media yang merdeka, serta keberanian mengawasi kekuasaan sejak menit pertama.<\/div><div dir=\"auto\">\u00a0<\/div><div dir=\"auto\">Jangan mudah terpesona oleh pemain yang pandai mencium lambang negara sebelum pertandingan, tetapi sibuk mencium tangan atau dokendalikan sponsor setelah berkuasa. Periksa rekam jejaknya, bukan sekadar poster wajahnya. Pemimpin bukan dipilih karena paling banyak joget di media sosial, melainkan karena mampu menjaga aturan ketika lampu kamera telah padam.<\/div><div dir=\"auto\">\u00a0<\/div><blockquote><div dir=\"auto\"><strong>Remontada mustahil terjadi jika pemain dapat dibeli, wasit disuap, dan penonton memilih diam. Jika aturan pertandingan dapat diubah menjelang peluit ditiup, kartu merah hanya berlaku bagi lawan, dan penjaga garis ternyata merangkap tim sukses, yang berlangsung bukan demokrasi, melainkan pertandingan tarkam dengan anggaran negara.<\/strong><\/div><\/blockquote><div dir=\"auto\">\u00a0<\/div><div dir=\"auto\">Rakyat tidak boleh sekadar menjadi suporter yang membayar tiket, membeli kaus, lalu dilarang memprotes permainan. Mereka adalah pemilik stadion. Kekuasaan hanyalah kesebelasan yang diberi kesempatan bermain.<\/div><div dir=\"auto\">\u00a0<\/div><div dir=\"auto\">Pertandingan belum selesai. Kekalahan hari ini bukan vonis abadi. Tetapi remontada tidak lahir dari doa tanpa gerakan, kemarahan tanpa strategi dan organisasi, atau kritik yang berhenti sebagai status media sosial.<\/div><div dir=\"auto\">\u00a0<\/div><div dir=\"auto\">Bangkitlah, susun serangan, kawal setiap suara. Sebab bila pemain telah dibeli, wasit menerima amplop, dan penonton tetap diam, jangan berharap terjadi remontada politik. Yang terjadi mungkin tetap sebuah kemenangan\u2014tetapi yang menang bukanlah rakyat, melainkan bandar taruhan.<\/div><div dir=\"auto\">091026<\/div><div dir=\"auto\">DiPublikasi Oleh IPAMA PUSAT<\/div>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u00a0\u00a0Oleh : Ganjar Kurnia\u00a0Remontada berasal dari bahasa Spanyol, berarti bangkit, mengejar, lalu membalikkan keadaan. Istilah ini sudah dikenal dalam sepak bola Spanyol sejak 1950-an, tetapi mendunia setelah Barcelona kalah 0\u20134 dari Paris Saint-Germain, lalu menang 6\u20131 di Camp Nou pada 2017. Kekalahan yang sudah tampak seperti batu nisan, mendadak berubah menjadi pintu kemenangan.\u00a0Sejarah sepak bola<\/p>","protected":false},"author":3,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"page_builder":"","footnotes":""},"categories":[489,9,486],"tags":[434,206,515],"class_list":["post-10334","post","type-post","status-publish","format-standard","category-headline","category-opini","category-utama","tag-ganjar-kurnia","tag-ipama-pusat","tag-remontada-politik"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>REMONTADA POLITIK - IPAMA<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ipama.id\/en\/remontada-politik\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"REMONTADA POLITIK - IPAMA\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"\u00a0\u00a0Oleh : Ganjar Kurnia\u00a0Remontada berasal dari bahasa Spanyol, berarti bangkit, mengejar, lalu membalikkan keadaan. Istilah ini sudah dikenal dalam sepak bola Spanyol sejak 1950-an, tetapi mendunia setelah Barcelona kalah 0\u20134 dari Paris Saint-Germain, lalu menang 6\u20131 di Camp Nou pada 2017. Kekalahan yang sudah tampak seperti batu nisan, mendadak berubah menjadi pintu kemenangan.\u00a0Sejarah sepak bola\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ipama.id\/en\/remontada-politik\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"IPAMA\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-10T10:46:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-10-10T10:55:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ipama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/image_e919809c-1024x559.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ipama Pusat\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ipama Pusat\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipama.id\\\/remontada-politik\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipama.id\\\/remontada-politik\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Ipama Pusat\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipama.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ca74c4a8168b28dee224e415ad4ee8f9\"},\"headline\":\"REMONTADA POLITIK\",\"datePublished\":\"2026-10-10T10:46:38+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-10T10:55:35+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipama.id\\\/remontada-politik\\\/\"},\"wordCount\":580,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipama.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipama.id\\\/remontada-politik\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ipama.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/image_e919809c-1024x559.jpg\",\"keywords\":[\"ganjar kurnia\",\"ipama pusat\",\"REMONTADA POLITIK\"],\"articleSection\":[\"Headline\",\"Opini\",\"Utama\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipama.id\\\/remontada-politik\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ipama.id\\\/remontada-politik\\\/\",\"name\":\"REMONTADA POLITIK - IPAMA\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipama.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipama.id\\\/remontada-politik\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipama.id\\\/remontada-politik\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ipama.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/image_e919809c-1024x559.jpg\",\"datePublished\":\"2026-10-10T10:46:38+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-10T10:55:35+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipama.id\\\/remontada-politik\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ipama.id\\\/remontada-politik\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipama.id\\\/remontada-politik\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ipama.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/image_e919809c-1024x559.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ipama.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/image_e919809c-1024x559.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipama.id\\\/remontada-politik\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ipama.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"REMONTADA POLITIK\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipama.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ipama.id\\\/\",\"name\":\"IPAMA.ID\",\"description\":\"Pengembangan Masyarakat Bermartabat\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipama.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ipama.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipama.id\\\/#organization\",\"name\":\"IPAMA\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ipama.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipama.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ipama.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/41e7ad87-1bba-415d-9084-af90e4c54a11-8.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ipama.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/41e7ad87-1bba-415d-9084-af90e4c54a11-8.jpg\",\"width\":2000,\"height\":2000,\"caption\":\"IPAMA\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipama.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipama.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ca74c4a8168b28dee224e415ad4ee8f9\",\"name\":\"Ipama Pusat\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/70c419b21961ec82d18d3df21826375c11555205503b97a317ea2ec474a56b3b?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/70c419b21961ec82d18d3df21826375c11555205503b97a317ea2ec474a56b3b?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/70c419b21961ec82d18d3df21826375c11555205503b97a317ea2ec474a56b3b?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ipama Pusat\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/ipama.id\\\/en\\\/author\\\/ipama\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"REMONTADA POLITIK - IPAMA","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ipama.id\/en\/remontada-politik\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"REMONTADA POLITIK - IPAMA","og_description":"\u00a0\u00a0Oleh : Ganjar Kurnia\u00a0Remontada berasal dari bahasa Spanyol, berarti bangkit, mengejar, lalu membalikkan keadaan. Istilah ini sudah dikenal dalam sepak bola Spanyol sejak 1950-an, tetapi mendunia setelah Barcelona kalah 0\u20134 dari Paris Saint-Germain, lalu menang 6\u20131 di Camp Nou pada 2017. Kekalahan yang sudah tampak seperti batu nisan, mendadak berubah menjadi pintu kemenangan.\u00a0Sejarah sepak bola","og_url":"https:\/\/ipama.id\/en\/remontada-politik\/","og_site_name":"IPAMA","article_published_time":"2026-10-10T10:46:38+00:00","article_modified_time":"2026-10-10T10:55:35+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/ipama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/image_e919809c-1024x559.jpg","type":"","width":"","height":""}],"author":"Ipama Pusat","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ipama Pusat","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ipama.id\/remontada-politik\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ipama.id\/remontada-politik\/"},"author":{"name":"Ipama Pusat","@id":"https:\/\/ipama.id\/#\/schema\/person\/ca74c4a8168b28dee224e415ad4ee8f9"},"headline":"REMONTADA POLITIK","datePublished":"2026-10-10T10:46:38+00:00","dateModified":"2026-10-10T10:55:35+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ipama.id\/remontada-politik\/"},"wordCount":580,"publisher":{"@id":"https:\/\/ipama.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ipama.id\/remontada-politik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ipama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/image_e919809c-1024x559.jpg","keywords":["ganjar kurnia","ipama pusat","REMONTADA POLITIK"],"articleSection":["Headline","Opini","Utama"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ipama.id\/remontada-politik\/","url":"https:\/\/ipama.id\/remontada-politik\/","name":"REMONTADA POLITIK - IPAMA","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ipama.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ipama.id\/remontada-politik\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ipama.id\/remontada-politik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ipama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/image_e919809c-1024x559.jpg","datePublished":"2026-10-10T10:46:38+00:00","dateModified":"2026-10-10T10:55:35+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ipama.id\/remontada-politik\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ipama.id\/remontada-politik\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ipama.id\/remontada-politik\/#primaryimage","url":"https:\/\/ipama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/image_e919809c-1024x559.jpg","contentUrl":"https:\/\/ipama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/image_e919809c-1024x559.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ipama.id\/remontada-politik\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/ipama.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"REMONTADA POLITIK"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ipama.id\/#website","url":"https:\/\/ipama.id\/","name":"IPAMA.ID","description":"Pengembangan Masyarakat Bermartabat","publisher":{"@id":"https:\/\/ipama.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ipama.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ipama.id\/#organization","name":"IPAMA","url":"https:\/\/ipama.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ipama.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ipama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/41e7ad87-1bba-415d-9084-af90e4c54a11-8.jpg","contentUrl":"https:\/\/ipama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/41e7ad87-1bba-415d-9084-af90e4c54a11-8.jpg","width":2000,"height":2000,"caption":"IPAMA"},"image":{"@id":"https:\/\/ipama.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ipama.id\/#\/schema\/person\/ca74c4a8168b28dee224e415ad4ee8f9","name":"Ipama Pusat","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/70c419b21961ec82d18d3df21826375c11555205503b97a317ea2ec474a56b3b?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/70c419b21961ec82d18d3df21826375c11555205503b97a317ea2ec474a56b3b?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/70c419b21961ec82d18d3df21826375c11555205503b97a317ea2ec474a56b3b?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ipama Pusat"},"url":"https:\/\/ipama.id\/en\/author\/ipama\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ipama.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10334","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ipama.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ipama.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ipama.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ipama.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10334"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/ipama.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10334\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10343,"href":"https:\/\/ipama.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10334\/revisions\/10343"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ipama.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10334"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ipama.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10334"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ipama.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10334"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}