{"id":10296,"date":"2026-10-08T10:42:42","date_gmt":"2026-10-08T03:42:42","guid":{"rendered":"https:\/\/ipama.id\/?p=10296"},"modified":"2026-10-08T10:44:42","modified_gmt":"2026-10-08T03:44:42","slug":"green-carbon-menanam-mangrove-menanam-harapan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ipama.id\/en\/green-carbon-menanam-mangrove-menanam-harapan\/","title":{"rendered":"Green Carbon: Menanam Mangrove, Menanam Harapan"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh : Rochmad Pengurus IPAMA JATENG<\/p>\n\n\n<figure class=\"wp-block-post-featured-image\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1408\" height=\"768\" src=\"https:\/\/ipama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/image_9b178a32.jpg\" class=\"attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image\" alt=\"\" style=\"object-fit:cover;\" srcset=\"https:\/\/ipama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/image_9b178a32.jpg 1408w, https:\/\/ipama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/image_9b178a32-300x164.jpg 300w, https:\/\/ipama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/image_9b178a32-1024x559.jpg 1024w, https:\/\/ipama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/image_9b178a32-768x419.jpg 768w, https:\/\/ipama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/image_9b178a32-18x10.jpg 18w, https:\/\/ipama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/image_9b178a32-150x82.jpg 150w, https:\/\/ipama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/image_9b178a32-450x245.jpg 450w, https:\/\/ipama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/image_9b178a32-1200x655.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1408px) 100vw, 1408px\" \/><\/figure>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gerakan Green Carbon bukan sekadar gerakan menanam pohon. Ia adalah ajakan untuk mengubah cara pandang kita terhadap pesisir: dari kawasan yang hanya dilihat ketika mengalami abrasi menjadi aset ekologis, sosial, dan ekonomi yang harus dirawat bersama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Langkah IPAMA memulai pemetaan potensi mangrove di sepanjang Pantura Jawa Tengah patut diapresiasi. Sebab, persoalan lingkungan tidak cukup diselesaikan dengan semangat. Semangat harus bertemu data, data harus melahirkan program, dan program harus memberi manfaat bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di sinilah pemetaan menjadi langkah awal yang sangat penting.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setiap lokasi harus diketahui luasnya, koordinatnya, status lahannya, kondisi ekosistemnya, jenis tanaman yang sesuai, serta siapa masyarakat yang akan terlibat dalam pengelolaannya. Jangan sampai kita sibuk menanam, tetapi lupa siapa yang merawat setelah seremoni selesai.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>&#8220;Jangan Hanya Menanam, Pastikan Tumbuh&#8221;<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kita perlu mengubah paradigma dari \u201cberapa ribu bibit yang ditanam?\u201d menjadi \u201cberapa banyak yang hidup dan tumbuh setelah satu, tiga, hingga lima tahun?\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ukuran keberhasilan gerakan mangrove bukan banyaknya foto saat penanaman, tetapi keberlanjutan setelah kegiatan selesai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena itu, setiap program idealnya memiliki lima tahapan:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Pemetaan \u2192 Penanaman \u2192 Perawatan \u2192 Pemberdayaan \u2192 Pemanfaatan berkelanjutan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Masyarakat pesisir harus ditempatkan bukan sebagai penonton, melainkan sebagai pelaku utama. Mereka dapat dilibatkan dalam pembibitan, penanaman, pemeliharaan, ekowisata, perikanan ramah lingkungan, hingga pengembangan produk turunan mangrove yang sesuai aturan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-wp-embed is-provider-ipama wp-block-embed-ipama\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"maSwZrLi6U\"><a href=\"https:\/\/ipama.id\/en\/transportasi-massal-dari-pasak-bahtera-nuh-hingga-kedaulatan-mobilitas-ummat\/\">TRANSPORTASI MASSAL : Dari Pasak Bahtera Nuh Hingga Kedaulatan Mobilitas Ummat<\/a><\/blockquote><iframe class=\"wp-embedded-content\" sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" style=\"position: absolute; visibility: hidden;\" title=\"\u201cTRANSPORTASI MASSAL : Dari Pasak Bahtera Nuh Hingga Kedaulatan Mobilitas Ummat\u201d \u2014 IPAMA\" src=\"https:\/\/ipama.id\/transportasi-massal-dari-pasak-bahtera-nuh-hingga-kedaulatan-mobilitas-ummat\/embed\/#?secret=ddutym6XmD#?secret=maSwZrLi6U\" data-secret=\"maSwZrLi6U\" width=\"600\" height=\"338\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\"><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Karbon Harus Menjadi Manfaat, Bukan Sekadar Istilah<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Istilah Green Carbon akan menjadi lebih bermakna apabila manfaat ekologis dapat berjalan seiring dengan manfaat sosial.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mangrove memiliki fungsi penting sebagai pelindung pesisir, habitat berbagai biota, dan penyimpan karbon. Namun, apabila ke depan dikembangkan menjadi program ekonomi karbon, maka harus dibangun dengan data yang terukur, tata kelola yang transparan, kepastian hak atas lahan, serta mekanisme pembagian manfaat yang adil bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jangan sampai masyarakat hanya menjadi tenaga penanam, sementara nilai ekonomi karbonnya dinikmati pihak lain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Masyarakat harus menjadi bagian dari pemilik manfaat<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Dari Pantura untuk Masa Depan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Potensi mangrove di Rembang, Demak, Jepara dan berbagai wilayah Pantura lainnya menunjukkan bahwa pekerjaan ini bukan pekerjaan kecil. Ini membutuhkan kolaborasi pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, organisasi masyarakat, komunitas lingkungan, desa, dan terutama masyarakat pesisir.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">IPAMA dapat mengambil posisi sebagai penghubung dan penggerak kolaborasi: mengumpulkan data, membangun jejaring, menyusun peta potensi, mengawal penanaman, serta mendorong lahirnya model pengelolaan mangrove yang dapat direplikasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan demikian, gerakan ini tidak berhenti sebagai proyek tahunan, tetapi menjadi gerakan ekologis jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>&#8220;Menanam Hari Ini, Menyelamatkan Masa Depan&#8221;<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kita tidak boleh menunggu abrasi semakin parah baru bergerak. Kita tidak boleh menunggu garis pantai mundur baru mencari solusi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pohon yang ditanam hari ini mungkin belum memberi manfaat besar esok hari. Tetapi ketika anak cucu kita melihat pantai tetap terlindungi, ikan tetap tersedia, dan masyarakat pesisir tetap memiliki ruang hidup, saat itulah kita memahami arti sebuah perjuangan lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Green Carbon pada akhirnya bukan hanya tentang karbon.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia tentang kehidupan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tentang bagaimana manusia berdamai dengan alam. Tentang bagaimana masyarakat memperoleh manfaat tanpa merusak lingkungan. Dan tentang bagaimana kita meninggalkan bumi dalam keadaan lebih baik daripada ketika kita menerimanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mari bergerak dengan data.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menanam dengan ilmu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Merawat dengan kesabaran.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memberdayakan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan menjaga bumi sebagai amanah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena mangrove bukan sekadar pohon di tepi pantai. Ia adalah benteng kehidupan, tabungan ekologis, dan warisan untuk generasi yang akan datang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari Pantura Jawa Tengah, kita mulai menanam harapan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hijaukan pesisir, kuatkan masyarakat, rawat bumi, dan selamatkan masa depan.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh : Rochmad Pengurus IPAMA JATENG Gerakan Green Carbon bukan sekadar gerakan menanam pohon. Ia adalah ajakan untuk mengubah cara pandang kita terhadap pesisir: dari kawasan yang hanya dilihat ketika mengalami abrasi menjadi aset ekologis, sosial, dan ekonomi yang harus dirawat bersama. Langkah IPAMA memulai pemetaan potensi mangrove di sepanjang Pantura Jawa Tengah patut diapresiasi.<\/p>","protected":false},"author":10,"featured_media":10297,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"page_builder":"","footnotes":""},"categories":[489,9,486],"tags":[506,23,401,508,507,400],"class_list":["post-10296","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-headline","category-opini","category-utama","tag-green-carbon","tag-ipama","tag-ipama-jateng","tag-menanam-harapan","tag-menanam-mangrove","tag-rochmad-taufiq"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ipama.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10296","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ipama.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ipama.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ipama.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ipama.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10296"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ipama.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10296\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10298,"href":"https:\/\/ipama.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10296\/revisions\/10298"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ipama.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10297"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ipama.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10296"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ipama.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10296"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ipama.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10296"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}